TVRINews, Kab. Lombok Tengah
Pembalap nasional asal Provinsi Nusa Tenggara Barat, Arai Agaska Dibani Laksana, berhasil menjuarai race kedua kelas Nasional Supersport 600 cc pada Mandalika Racing Series Putaran III Tahun 2026. Kemenangan tersebut diraih setelah Arai memenangi duel sengit hingga garis finis di Sirkuit Mandalika.
Arai tampil konsisten sepanjang balapan yang berlangsung selama 10 lap. Ia menyentuh garis finish dengan catatan waktu 16 menit 28,407 detik dan memastikan diri naik ke podium tertinggi.
Usai balapan, Arai mengaku dukungan masyarakat Lombok menjadi salah satu motivasi terbesar yang membuatnya tampil maksimal di kandang sendiri.
"Dukungan masyarakat Lombok menjadi motivasi bagi saya. Saya juga berusaha tetap tenang dan tidak terpancing emosi saat bersaing di lintasan. Itu menjadi hasil evaluasi dari balapan-balapan sebelumnya," ujar Arai, Selasa, 28 Juli 2026.
Kemenangan Arai diraih dengan selisih tipis 0,134 detik atas Herjun Atna Firdaus dari Astra Honda Racing Team yang finis di posisi kedua. Sementara posisi ketiga ditempati Wahyu Nugroho dari Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS dengan selisih 0,280 detik.
Persaingan memperebutkan posisi terdepan berlangsung ketat sejak awal balapan. Arai dan Herjun beberapa kali saling menyalip hingga penentuan juara baru terjadi pada lap terakhir. Memasuki tikungan 16 dan 17, kedua pembalap masih beriringan dengan selisih waktu yang sangat tipis sebelum Arai berhasil melintasi garis finis lebih dulu.
Menurut Arai, kemampuan menjaga ritme balap serta mengelola kondisi ban menjadi kunci utama meraih kemenangan pada race kedua tersebut.
"Kunci kemenangan saya adalah menjaga ritme balap dan mengelola kondisi ban dengan baik. Pengalaman dari seri-seri sebelumnya juga menjadi bekal penting dalam menentukan strategi hingga akhirnya bisa meraih podium tertinggi," tambahnya.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Arai sebagai salah satu pembalap muda potensial Indonesia sekaligus menjadi kebanggaan bagi Nusa Tenggara Barat di ajang Mandalika Racing Series 2026.









