TVRINews, Nusa Tenggara Barat
Pelabuhan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menerapkan sistem tiket elektronik atau e-ticketing untuk layanan penyeberangan. Sistem ini diberlakukan oleh Dinas Perhubungan sebagai upaya meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperketat pengawasan, serta mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor transportasi laut dan pariwisata.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menyampaikan penerapan sistem digital tersebut menjadi langkah strategis dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa penyeberangan.
“Digitalisasi sistem retribusi ini akan membawa perubahan besar terhadap tata kelola keuangan daerah. Dengan sistem yang terintegrasi, pemantauan arus masuk dan keluar keuangan dari sektor pariwisata serta transportasi laut dapat dilakukan lebih cepat dan akurat,” ujar Lalu Ahmad Zaini, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia menambahkan, e-ticketing juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung revitalisasi kawasan wisata Senggigi agar lebih modern dan kompetitif sebagai destinasi unggulan di NTB.
Penerapan sistem ini mendapat respons positif dari pengguna jasa penyeberangan. Edi, wisatawan asal Bali, menyebut layanan tiket kini lebih mudah dan cepat.
“Saya hampir tiga kali seminggu menyeberang melalui Pelabuhan Senggigi. Dengan sistem baru ini proses pemesanan tiket menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan lebih transparan dibandingkan sebelumnya,” ungkap Edi.
Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Senggigi, aktivitas penyeberangan di kawasan tersebut terus meningkat. Mobilitas harian didominasi wisatawan mancanegara, dengan frekuensi operasional kapal cepat mencapai 11 perjalanan setiap hari.
Pemerintah daerah menargetkan penerapan e-ticketing dapat mendukung layanan yang lebih efisien, aman, dan akuntabel bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut di kawasan Senggigi.










