TVRINews, Kabupaten Lombok Tengah
Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah mengerahkan 150 penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk mendampingi petani meningkatkan produksi padi pada musim tanam ketiga.
Upaya ini dilakukan melalui uji coba pola budidaya pertanian modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kecamatan Jonggat, dengan target produksi mencapai 10 ton per hektare.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, Zaenal Arifin, mengatakan pendampingan dilakukan melalui sistem demonstration plot atau demplot untuk menguji penerapan teknologi budidaya padi, terutama dalam menghadapi kondisi musim kemarau.
“Melalui demplot ini, kami menguji penerapan teknologi budidaya padi untuk meningkatkan hasil panen, khususnya pada musim tanam ketiga,” ujar Zaenal Arifin, Senin, 19 Oktober 2026.
Pola PM-AAS mengintegrasikan teknologi dan mekanisasi pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga proses panen. Penerapan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja sekaligus produktivitas lahan pertanian.
Kecamatan Jonggat dipilih sebagai lokasi uji coba karena didukung ketersediaan sumber air yang menjadi salah satu pertimbangan penting untuk memenuhi kebutuhan tanaman padi selama musim kemarau.
Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah menargetkan hasil produksi mencapai 10 ton padi per hektare melalui penerapan pola tersebut. Hasil uji coba nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk melihat efektivitas teknologi budidaya yang diterapkan.
Zaenal Arifin menjelaskan, sejumlah wilayah di Kabupaten Lombok Tengah masih melakukan penanaman padi pada musim tanam ketiga.
“Wilayah yang masih melakukan penanaman padi pada musim tanam ketiga meliputi Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Pringgarata, Praya Barat, dan sebagian Praya Barat Daya. Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya tidak lagi melakukan penanaman padi,” jelasnya.
Melalui pendampingan penyuluh dan uji coba pola budidaya modern ini, pemerintah daerah berharap produktivitas pertanian dapat meningkat dengan tetap memperhatikan ketersediaan air dan kondisi lahan selama musim kemarau.










