TVRINews, Kabupaten Lombok Timur
Kontingen Kabupaten Lombok Timur sukses keluar sebagai juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Pelajar Nusa Tenggara Barat 2026 yang digelar di GOR 17 Desember Turide. Hasil tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet muda yang dilakukan daerah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Sepanjang kejuaraan, para atlet Lombok Timur tampil dominan di berbagai nomor pertandingan, baik cabang lari, lompat, maupun lempar. Konsistensi performa tersebut membawa mereka mengumpulkan total 34 medali yang terdiri atas 10 medali emas, 12 medali perak, dan 12 medali perunggu.

Capaian tersebut menempatkan Lombok Timur di puncak klasemen akhir dengan keunggulan cukup meyakinkan atas para pesaingnya. Posisi kedua ditempati Kabupaten Sumbawa dengan raihan delapan medali emas, empat perak, dan lima perunggu. Sementara peringkat ketiga diraih Kabupaten Lombok Utara yang mengoleksi enam emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, Ari Darmawan, menjelaskan bahwa Kejurprov Atletik Pelajar NTB tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses seleksi atlet menuju tingkat nasional.
“Kejuaraan ini menjadi ajang seleksi sekaligus evaluasi bagi atlet-atlet muda yang nantinya akan mewakili NTB di tingkat nasional,” ujar Ari Darmawan, Senin, 8 Juni 2026
Menurutnya, hasil kejuaraan ini akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan atlet yang dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional Atletik Junior yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni mendatang.
Selain itu, Kejurprov juga dimanfaatkan sebagai ajang pemanasan bagi atlet kabupaten dan kota menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat yang akan digelar pada Juli mendatang.
Meski memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih para atlet, Ari mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat mereka cepat berpuas diri. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin latihan untuk menghadapi kompetisi yang lebih ketat di tingkat nasional.

“Disiplin latihan harus terus dijaga agar kondisi fisik dan stamina atlet tetap optimal dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat di Kejurnas Atletik Junior maupun ajang-ajang bergengsi lainnya,” katanya.
Keberhasilan Lombok Timur menjadi juara umum diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain di Nusa Tenggara Barat untuk terus memperkuat pembinaan atlet usia muda. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, NTB diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.










