TVRINews, Kota Mataram
Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan dukungan untuk pelaksanaan Kampanye Aksi Bergizi setiap Jumat di sekolah-sekolah.
Dukungan tersebut akan disinkronkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk pengaturan distribusi makanan untuk mendukung kegiatan sarapan sebelum konsumsi tablet tambah darah.
Kampanye Aksi Bergizi diarahkan untuk membangun kebiasaan sarapan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia remaja.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isfihan mengatakan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, terutama dalam menyesuaikan jadwal distribusi makanan bergizi gratis pada Jumat pagi.
“Kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Kampanye Aksi Bergizi, salah satunya melalui penyesuaian jadwal distribusi Makan Bergizi Gratis pada Jumat pagi agar dapat mendukung kegiatan sarapan bagi siswa,” ujar Emirald Isfihan, Kamis, 22 Oktober 2022.
Sementara, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kota Mataram, M. Rizki Prasetya, mengatakan pihaknya mulai berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mematangkan pelaksanaan program tersebut.
“Kami mulai berkoordinasi dengan sejumlah instansi, di antaranya Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan Kota Mataram, agar pelaksanaan Aksi Bergizi dapat berjalan selaras dengan distribusi Makan Bergizi Gratis di sekolah,” ujar Rizki Prasetya.
Menurutnya, penyesuaian dukungan makanan akan dikoordinasikan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai kebutuhan kegiatan di masing-masing sekolah. Sinkronisasi tersebut diperlukan agar distribusi makanan dapat mendukung pelaksanaan sarapan sehat bagi siswa.
Melalui koordinasi lintas instansi, Kampanye Aksi Bergizi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan program pemenuhan gizi di sekolah.
Penyesuaian jadwal dan penyediaan makanan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai kebutuhan siswa dan mekanisme yang disepakati bersama.










