TVRINews, Kabupaten Lombok Timur
Para pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Umum Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggar Barat (NTB), mulai menerima bantuan tali asih dari pemerintah sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan usaha pascakejadian. Setiap pedagang menerima bantuan sebesar Rp2 juta.
Kepala Pasar Pringgabaya, Sukarlan, mengatakan bantuan tersebut disalurkan secara merata kepada 211 pedagang, yang terdiri dari pedagang sayur mayur hingga pedagang konveksi.
“Jumlah penerima bantuan bertambah dari data awal sebanyak 164 orang menjadi 211 orang setelah dilakukan pendataan ulang dan verifikasi. Kami berharap bantuan ini bisa membantu pedagang kembali menjalankan usaha dan mempercepat pemulihan ekonomi mereka,” ujar Sukarlan, Jumat, 8 Mei 2026.
Selain menyalurkan bantuan, pengelola pasar juga memberikan ruang bagi para pedagang untuk membuka lapak sementara di halaman depan pasar, agar aktivitas jual beli tetap berjalan sambil menunggu proses penataan dan pemulihan area pasar yang terdampak kebakaran.
Menurut Sukarlan, sejumlah pedagang sudah mulai memanfaatkan area tersebut sejak satu pekan terakhir untuk kembali berjualan.
Sementara, salah seorang pedagang korban kebakaran, Mulyono, menyambut baik bantuan yang diberikan pemerintah. Meski nilainya belum sebanding dengan total kerugian yang dialami, bantuan tersebut dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan awal setelah musibah kebakaran.
“Memang nilai bantuan ini belum menutup seluruh kerugian, tetapi setidaknya sangat membantu kami untuk mulai bangkit dan kembali berdagang,” kata Mulyono.
Ia juga berharap pemerintah terus memberikan perhatian, termasuk mempercepat perbaikan fasilitas pasar dan melengkapi sarana keselamatan seperti alat pemadam kebakaran yang memadai untuk penanganan awal jika terjadi insiden serupa.










