TVRINews, Kabupaten Dompu
Pemerintah Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah perdesaan.
Dari target sebanyak 81 koperasi, saat ini 17 unit telah selesai dibangun. Program KDMP menjadi bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem distribusi barang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dompu, Wahyuno Ragil, mengatakan pembangunan koperasi dilakukan di sejumlah titik strategis agar mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara merata.
“Hingga saat ini sudah ada 17 unit koperasi yang selesai dibangun. Sisanya masih dalam tahap persiapan dan akan terus dipercepat pembangunannya,” ujar Wahyuno, Senin, 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan setiap unit koperasi dibangun dengan ukuran sekitar 20 x 30 meter di atas lahan seluas 6 hingga 10 are. Pembangunan masing-masing unit menghabiskan anggaran sekitar Rp1,6 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat.
Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi terkait kesiapan lahan, kelembagaan, hingga peningkatan kapasitas pengelola koperasi agar operasional KDMP dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami juga terus melakukan pelatihan dan pendampingan kepada pengelola koperasi agar mampu menjalankan usaha secara profesional,” tambahnya.
KDMP nantinya difungsikan sebagai pusat distribusi atau grosir yang akan menyuplai kebutuhan barang bagi warung dan pelaku usaha kecil di desa, bukan sebagai toko eceran.
Pemerintah Kabupaten Dompu menargetkan seluruh pembangunan KDMP dapat diselesaikan secara bertahap sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus mendorong kemandirian desa.










