TVRINews, Lombok Timur
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan wisata Sembalun sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung pariwisata berkelanjutan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Timur, Achmad Dewanto Hadi, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas satu hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut.
Menurutnya, keberadaan TPST sangat dibutuhkan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di kawasan wisata Sembalun yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana dan operasional pengangkutan sampah.
“TPST menjadi langkah strategis untuk mendukung sektor pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,”kata Dewanto, Rabu, 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, melalui sistem pengolahan yang terintegrasi, sampah dari aktivitas masyarakat maupun wisatawan diharapkan dapat dikelola secara lebih efektif dan efisien.
Selain itu, keberadaan TPST nantinya akan membantu pengelolaan sampah secara mandiri di kawasan Sembalun tanpa harus seluruhnya diangkut ke TPA Ijobalit.
Selama ini, pengangkutan sampah menuju TPA Ijobalit membutuhkan biaya operasional cukup besar, terutama untuk kebutuhan transportasi dan pengelolaan.
Dewanto mengatakan pembangunan fisik TPST akan dibiayai pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai anggaran berkisar Rp500 juta hingga lebih dari Rp1 miliar.
“Fasilitas ini diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap TPA Ijobalit, tetapi juga menekan biaya operasional pengangkutan sampah yang selama ini cukup besar,”pungkasnya.
Ia menambahkan, pembangunan TPST juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan mengenai pentingnya pengelolaan sampah serta pelestarian lingkungan.
Pemerintah berharap keberadaan TPST dapat menciptakan kawasan wisata Sembalun yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan daya tarik pariwisata di Kabupaten Lombok Timur.










