TVRINews, Lombok Tengah
Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan kemajuan. Hingga awal Agustus 2026, sebanyak 74 gerai telah dibangun, dengan 26 gerai di antaranya telah selesai 100 persen.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Tengah, Ikhsan, mengatakan progres pembangunan KDMP berjalan sesuai target. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan agar seluruh desa dan kelurahan memiliki gerai koperasi sebagai pusat penguatan ekonomi masyarakat.
"Hingga awal Agustus ini sudah terbangun 74 gerai. Dari jumlah tersebut, 26 gerai telah selesai 100 persen," ujar Ikhsan, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah juga berupaya mengatasi kendala yang dihadapi sejumlah desa dan kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai. Berbagai solusi tengah disiapkan agar program tersebut tetap dapat berjalan.
"Kami berharap desa dan kelurahan yang masih terkendala lokasi pembangunan dapat bersabar sambil menunggu petunjuk lebih lanjut terkait pelaksanaannya," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Penujak, Suharto, menyampaikan bahwa desanya telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Lahan tersebut berada di kawasan dekat Lapangan Penujak dan dinilai telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Desa Penujak sudah memiliki tanah untuk lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Lahannya berada di dekat Lapangan Penujak dan luasnya sudah sesuai dengan aturan. Namun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kapan pembangunan akan dimulai,"ungkap Suharto.
Ia berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai jadwal pembangunan agar program tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menargetkan pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih terus dipercepat sehingga seluruh desa dan kelurahan dapat memiliki fasilitas koperasi yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat usaha masyarakat, serta meningkatkan pelayanan ekonomi di tingkat desa.









