TVRINews, Lombok Barat
Menjelang pelaksanaan MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit pada Oktober mendatang, tingkat hunian hotel di kawasan wisata Senggigi, Kabupatenn Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami peningkatan signifikan.
Sejumlah hotel mulai menerima pemesanan kamar jauh sebelum pelaksanaan event balap motor internasional tersebut. Kondisi ini turut mendorong peningkatan okupansi hotel yang sebelumnya berada di kisaran 50 persen.
General Manager Merumatta Senggigi, Fakhrurrazi, mengatakan peningkatan pemesanan kamar mulai terasa signifikan sejak sekitar dua pekan terakhir.
Dari total 167 kamar yang tersedia, seluruhnya kini telah masuk dalam daftar pemesanan untuk periode pelaksanaan MotoGP 2026. Bahkan, pemesanan melalui platform daring telah ditutup karena kapasitas kamar telah terpenuhi.
“Sejak dua minggu lalu memang ada peningkatan yang cukup signifikan. Sebelumnya sekitar 50 persen, sekarang dari 167 kamar sudah full 100 persen dan untuk online booking juga sudah kami tutup,” ujar Fakhrurrazi.
Menurutnya, sekitar 80 persen tamu yang telah melakukan reservasi masih didominasi wisatawan domestik. Sebagian besar telah memesan kamar untuk periode berlangsungnya MotoGP Indonesia 2026.
Meski permintaan kamar meningkat, pihak hotel memastikan tidak menaikkan tarif secara berlebihan. Manajemen tetap berupaya menjaga harga pada tingkat yang dinilai wajar agar tetap kompetitif dan mampu menarik wisatawan yang datang ke Lombok untuk menyaksikan MotoGP secara langsung.
Di sisi lain, tingginya potensi kunjungan wisatawan selama MotoGP juga dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan konektivitas transportasi udara. Fakhrurrazi berharap pemerintah dapat mempertimbangkan penambahan penerbangan dari sejumlah kota di Pulau Jawa menuju Lombok.
“Kami melihat potensi kunjungan wisatawan ini cukup tinggi. Karena itu, konektivitas udara juga perlu menjadi perhatian, misalnya dengan menambah flight dari beberapa kota di Jawa menuju Lombok. Ini untuk mengantisipasi kalau terjadi lonjakan mobilitas penonton selama MotoGP,” kata Fakhrurrazi.
Peningkatan okupansi hotel di Senggigi tersebut menunjukkan adanya dampak positif dari gelaran MotoGP terhadap sektor akomodasi dan pergerakan wisatawan di Lombok.
Selain kawasan Mandalika, destinasi wisata lain di Lombok berpotensi menjadi pilihan menginap bagi penonton yang datang dari berbagai daerah selama penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026..










