TVRINews, Lombok Tengah
Kebakaran yang melanda kawasan Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, berdampak pada sejumlah warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Penanganan terhadap masyarakat terdampak terus dilakukan, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pemulihan, salah satunya kasur dan selimut.
Kondisi tersebut menjadi dasar Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menyalurkan 250 selimut dan 150 kasur lipat bagi warga terdampak. Bantuan diserahkan kepada Posko Terpadu Kebakaran Dusun Adat Sade untuk selanjutnya dibagikan kepada keluarga sesuai kebutuhan.
General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian mengatakan jenis dukungan yang diberikan ditentukan berdasarkan hasil survei dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah serta pihak terkait di lapangan.
Dari pemetaan tersebut, kebutuhan pangan dinilai telah relatif banyak terpenuhi melalui bantuan dari berbagai pihak. Sementara itu, kasur dan selimut masih dibutuhkan, terutama oleh warga yang kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang akibat kebakaran.
“Musibah kebakaran ini memberikan dampak yang cukup besar bagi masyarakat Desa Adat Sade. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya kebutuhan untuk beristirahat selama masa pemulihan,” ujar Aidhil, Jumat, 28 Agustus 2026.
Penyaluran tersebut dilakukan pada Rabu (26/8). Sebelumnya, manajemen BIZAM bersama Staf Ahli Bupati Lombok Tengah dan sejumlah pihak terkait melakukan survei kebutuhan di lokasi pada Senin (24/8).
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengapresiasi dukungan yang diberikan kepada warga yang tengah menghadapi masa pemulihan.
“Terima kasih kepada InJourney Airports yang hari ini hadir dan ikut berbelasungkawa kepada keluarga kami yang berada di Desa Sade. Kehadiran dan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian serta dukungan nyata bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi musibah,” katanya.
Penanganan pascakebakaran membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan warga dapat terpenuhi. Selain bantuan material, proses pemulihan juga mencakup pemulihan tempat tinggal dan aktivitas masyarakat yang terdampak.
Aidhil berharap dukungan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama masa pemulihan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung kebutuhan mereka selama proses pemulihan. Kami berharap masyarakat Desa Adat Sade dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas dengan baik,” ujarnya.










