TVRINews, Lombok Timur
Sebanyak 157 desa di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dijadwalkan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 27 Januari 2027. Untuk mendukung seluruh tahapan penyelenggaraan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengusulkan anggaran sebesar Rp13 miliar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lombok Timur, Hambali, mengatakan pemerintah daerah berharap pelaksanaan Pilkades dapat berlangsung aman dan kondusif hingga seluruh tahapan selesai.
“Alhamdulillah, situasi keamanan selama proses pendaftaran bakal calon kepala desa tetap kondusif. Kami berharap kondisi ini terus terjaga sampai seluruh tahapan Pilkades selesai,” ujar Hambali, Rabu, 4 November 2026.
Hambali menjelaskan, anggaran yang diusulkan akan digunakan untuk membiayai operasional panitia, kebutuhan administrasi, hingga pencetakan surat suara. Usulan tersebut telah diajukan kepada DPRD Kabupaten Lombok Timur untuk selanjutnya diteruskan kepada Pemerintah Provinsi NTB.
Setiap desa diperkirakan membutuhkan anggaran berkisar Rp65 juta hingga Rp100 juta, menyesuaikan kebutuhan penyelenggaraan di masing-masing wilayah.
Sementara itu, Dinas PMD Lombok Timur mulai melakukan verifikasi berkas administrasi bakal calon kepala desa. Proses ini dilakukan setelah masa pendaftaran yang berlangsung pada 14 hingga 27 Oktober 2026.
Dalam tahapan tersebut, panitia memeriksa kelengkapan dokumen persyaratan yang diserahkan para pendaftar sebagai bagian dari proses seleksi administrasi.









