TVRINews, Kabupaten Lombok Timur
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 20 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2027. Target tersebut menjadi bagian dari rencana pemerintah membangun 2.000 unit KNMP di berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Ridwan Mulyana, mengatakan pembangunan KNMP membutuhkan kesiapan lahan sesuai kategori yang ditetapkan pemerintah.

“Untuk kategori penyangga, daerah harus menyiapkan lahan minimal 700 meter persegi, sedangkan kategori induk minimal 1.000 meter persegi. Lahan tersebut juga harus memiliki status kepemilikan yang jelas dan bebas dari sengketa administrasi,” jelas Ridwan Mulyana, Kamis, 5 November 2026.
Lombok Timur diharapkan mampu merealisasikan target 20 unit KNMP karena memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang besar. Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 unit KNMP hingga 2029.
Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan melalui penyediaan fasilitas pendukung serta penguatan distribusi hasil tangkapan. Fasilitas yang direncanakan meliputi gudang penyimpanan ikan atau cold storage, bengkel perbaikan perahu, serta gerai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan sebelum dipasarkan, meningkatkan nilai jual ikan, serta memperpendek rantai pemasaran. Dengan demikian, nelayan dan masyarakat pesisir diharapkan memiliki akses pasar yang lebih luas dan peluang peningkatan pendapatan.









