TVRINews, Kabupaten Lombok Timur
SMP Negeri 1 Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berharap segera mendapat program revitalisasi sekolah menyusul kondisi sejumlah ruang belajar yang mengalami kerusakan cukup parah.
Sekolah yang berada di kawasan 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) itu kini menghadapi persoalan kebocoran atap hingga kerusakan plafon yang mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Kepala SMP Negeri 1 Sambelia, Rusniawan, mengatakan kerusakan fasilitas sekolah telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dan hingga kini belum mendapatkan penanganan menyeluruh.
Menurutnya, saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam ruang kelas akibat plafon dan atap yang rusak. Kondisi tersebut memaksa pihak sekolah melakukan penyesuaian penggunaan ruang belajar sementara agar proses pembelajaran tetap berjalan.
“Beberapa ruang kelas mengalami kerusakan cukup berat sehingga saat hujan proses belajar mengajar menjadi terganggu. Kami terpaksa menggeser penggunaan ruang kelas sementara,” ujar Rusniawan, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, pihak sekolah sebelumnya telah mengajukan permohonan revitalisasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun hingga kini usulan tersebut belum terealisasi.
Rusniawan berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah di wilayah 3T yang membutuhkan dukungan sarana pendidikan yang memadai.
“Revitalisasi sekolah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran dan kenyamanan siswa saat belajar,” katanya.
Selain menghadapi keterbatasan fasilitas, SMP Negeri 1 Sambelia juga menjadi salah satu sekolah favorit di Kecamatan Sambelia dengan jumlah siswa lebih dari 500 orang.
Pihak sekolah memperkirakan jumlah peserta didik akan terus meningkat pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga kebutuhan ruang belajar yang layak semakin mendesak.
Rusniawan menambahkan, para guru dan orang tua siswa berharap program revitalisasi dapat segera direalisasikan agar siswa memperoleh fasilitas pendidikan yang lebih aman dan nyaman.
“Harapan kami, revitalisasi ini segera diproses agar kualitas pendidikan di wilayah Sambelia dapat terus meningkat,” tutupnya.










