TVRINews, Kota Mataram
DPRD Kota Mataram mendorong pemerintah daerah menyiapkan kondisi kota yang nyaman sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mataram, Muhtar, mengatakan gelaran MotoGP dapat menjadi momentum untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di Kota Mataram. Kehadiran wisatawan dan tamu dari luar daerah dinilai berpotensi meningkatkan permintaan terhadap penginapan, kuliner, hiburan, serta berbagai layanan pendukung pariwisata.
“Momentum MotoGP menjadi kesempatan bagi berbagai sektor usaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu yang datang dari luar daerah, sehingga dibutuhkan adanya perhatian pemerintah agar gelaran MotoGP dapat memberikan manfaat lebih bagi pelaku usaha,” ujar Muhtar.
Menurut Muhtar, Kota Mataram memiliki posisi penting dalam mendukung aktivitas wisatawan selama gelaran MotoGP. Sejumlah penginapan berada di Kota Mataram sehingga kondisi kota perlu dipersiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan tamu dari luar daerah.
Ia mengatakan persiapan tidak hanya menyangkut pelaku UMKM, tetapi juga kebersihan kota, penataan taman, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan.
Selain pelayanan dasar, Muhtar mendorong penyelenggaraan kegiatan pendukung atau side event di Kota Mataram selama rangkaian MotoGP berlangsung. Kegiatan tersebut dapat berupa hiburan berskala kecil yang digelar pada malam hari.
Menurutnya, keberadaan kegiatan pendukung dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang berada di Kota Mataram setelah menyaksikan rangkaian MotoGP di kawasan Mandalika.
“Selain adanya side event, juga diharapkan waktu operasional diberikan kelonggaran selama gelaran MotoGP,”tandasnya.
Muhtar berharap peningkatan kunjungan wisatawan selama momentum MotoGP dapat memberikan manfaat bagi berbagai sektor usaha di Kota Mataram. Karena itu, kesiapan fasilitas, kenyamanan kota, serta ruang bagi pelaku usaha untuk menjalankan aktivitas ekonomi dinilai perlu diperhatikan selama penyelenggaraan MotoGP berlangsung.










