TVRINews, Lombok Tengah
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok, Nusa Tenggara Barat, mencatat rekor tertinggi pergerakan pesawat, jumlah penumpang, dan volume kargo selama lima tahun penyelenggaraan MotoGP Mandalika. Peningkatan trafik ini menunjukkan tingginya mobilitas menuju Lombok selama ajang balap internasional tersebut berlangsung.
Berdasarkan data PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), selama periode 5–16 Oktober 2026, BIZAM melayani 1.217 pergerakan pesawat atau meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebanyak 966 pergerakan.
Jumlah penumpang juga mengalami peningkatan sebesar 10 persen, dari 97.121 orang pada 2025 menjadi 106.933 orang pada 2026. Sementara itu, volume kargo melonjak 37 persen, dari 935 ton menjadi 1.281 ton.
General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari koordinasi dan sinergi berbagai pihak dalam mengantisipasi peningkatan aktivitas penerbangan selama MotoGP Mandalika.
Menurutnya, kesiapan operasional menjadi perhatian utama pengelola bandara untuk memastikan pelayanan kepada penumpang dan pengguna jasa penerbangan tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya trafik.
“Peningkatan trafik selama MotoGP menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapan operasional, mengoptimalkan fasilitas, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Aidhil.
Trafik Penumpang Tumbuh 12,9 Persen
Di luar periode penyelenggaraan MotoGP, aktivitas penerbangan di BIZAM juga menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang Januari hingga September 2026.
Selama sembilan bulan tersebut, jumlah penumpang mencapai 2.063.862 orang, meningkat 12,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni 1.828.120 orang.
Pergerakan pesawat tercatat sebanyak 23.961 kali atau tumbuh 27,9 persen dari 18.732 pergerakan pada tahun sebelumnya. Adapun volume kargo mencapai 9.499 ton, meningkat 24,1 persen dibandingkan 7.655 ton pada periode yang sama tahun lalu.
Untuk rute penerbangan, tiga tujuan dengan trafik tertinggi dari BIZAM adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Juanda, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Capaian tersebut memperlihatkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara sekaligus memperkuat konektivitas Lombok dengan sejumlah kota utama di Indonesia.
Trafik Pesawat Meningkat pada Triwulan III
Sementara itu, pada Triwulan III 2026, BIZAM melayani 765.179 penumpang, meningkat 7,1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Pergerakan pesawat juga mengalami pertumbuhan sebesar 23,3 persen, dari 7.070 pergerakan pada Triwulan III 2025 menjadi 8.718 pergerakan pada tahun ini.
Namun, pertumbuhan tersebut belum diikuti peningkatan volume kargo. Pada Triwulan III 2026, volume kargo tercatat 2.953 ton, turun 9,3 persen dibandingkan 3.256 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, secara kumulatif, pertumbuhan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat menunjukkan tren positif aktivitas penerbangan di Lombok.
BIZAM diharapkan terus memperkuat perannya sebagai pintu gerbang transportasi udara Nusa Tenggara Barat, terutama dalam mendukung pariwisata, penyelenggaraan kegiatan internasional, serta pergerakan ekonomi daerah.










