TVRINews, Kabupaten Sumbawa
Pemerintah terus mendorong rencana pembangunan gedung baru Sekolah Rakyat Terpadu di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sekolah tersebut direncanakan dibangun di Kecamatan Labuhan Badas, tepatnya di depan area Pertamina Labuhan Badas.
Kepala Sentra Paramita Mataram, Arif Rohman, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terpadu ini nantinya akan menampung siswa mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 10 hektare lahan aset daerah untuk mendukung pembangunan proyek ini,” ujar Arif Rohman, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, penetapan lokasi pembangunan masih menunggu proses verifikasi serta persetujuan teknis dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, termasuk kejelasan status lahan yang akan digunakan.
Arif menambahkan bahwa pembangunan sekolah tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional dan akan dibangun di atas lahan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa di wilayah Kecamatan Labuhan Badas. Pemerintah pusat juga merencanakan proses tender pembangunan dilaksanakan pada tahun 2026.
Sambil menunggu pembangunan dimulai, pihak sekolah bersama pemerintah daerah telah menyusun langkah antisipasi untuk proses relokasi siswa ke gedung baru setelah proyek selesai.
Arif Rohman menegaskan bahwa apabila pembangunan belum rampung tahun ini, proses belajar mengajar akan tetap berlangsung di lokasi sementara yang saat ini digunakan.
“Setelah proses perpindahan siswa selesai, gedung yang digunakan saat ini akan dikembalikan sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah dan pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan orang tua siswa untuk memastikan proses transisi berjalan lancar tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.










