TVRINews, Kabupaten Lombok Timur
Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendorong adanya perhatian lebih terhadap kepastian status kepegawaian dan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Pelaksana Tugas Ketua IGI Lombok Timur, Karmilawati, menyebutkan lebih dari separuh dari sekitar 600 guru yang tergabung dalam organisasinya masih berstatus PPPK paruh waktu.
Menurutnya, kepastian status kepegawaian dan perhatian terhadap kesejahteraan merupakan hal penting agar para guru dapat menjalankan tugas secara optimal.

(Foto: Pelaksana Tugas Ketua IGI Lombok Timur, Karmilawati)
“Kami berharap ada kepastian status kepegawaian dan perhatian terhadap kesejahteraan guru, sehingga para tenaga pendidik dapat menjalankan tugas secara optimal dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Karmilawati, Senin, 2 November 2026.
Ia mengatakan, IGI Lombok Timur terus berupaya menyampaikan aspirasi para guru melalui koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Upaya tersebut dilakukan agar persoalan yang dihadapi tenaga pendidik, terutama guru PPPK paruh waktu, mendapat perhatian dan tindak lanjut.
IGI juga berharap pemenuhan hak kepegawaian serta peningkatan kesejahteraan guru dapat menjadi bagian dari perhatian dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Timur.
Dengan adanya kepastian status dan dukungan kesejahteraan, para guru diharapkan dapat lebih fokus menjalankan tanggung jawabnya dalam mendidik dan meningkatkan mutu pembelajaran.









