TVRINews, Kabupaten Lombok Barat
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja perdana ke Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat, 10 Juli 2026. Dalam agenda tersebut, Presiden akan meresmikan Bendungan Meninting yang berlokasi di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengatakan seluruh persiapan penyambutan telah dilakukan menjelang kedatangan Presiden. Menurutnya, peresmian Bendungan Meninting menjadi agenda utama dalam kunjungan kerja Kepala Negara ke NTB.
"Pak Presiden datang untuk meresmikan Bendungan Meninting. Dari lima bendungan yang akan diresmikan, Presiden memilih Lombok sebagai lokasi kunjungan pertamanya," ujar Lalu Muhamad Iqbal.
Iqbal berharap peresmian bendungan tersebut diikuti dengan percepatan pembangunan jaringan irigasi agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah.
"Meninting ini harus segera diselesaikan jaringan irigasinya agar bisa mengairi sawah-sawah di Lombok Barat dan Lombok Tengah," katanya.
Menurut Iqbal, keberadaan jaringan irigasi dari Bendungan Meninting akan memperkuat pasokan air untuk lahan pertanian sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian di kedua wilayah tersebut.
Rencana peresmian Bendungan Meninting merupakan tindak lanjut dari pembahasan antara Gubernur NTB dan Presiden Prabowo Subianto saat pertemuan di Istana Negara pada Desember 2024. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan perkembangan pembangunan sejumlah bendungan serta dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan infrastruktur sumber daya air di daerah.
"Saat bertemu Presiden, saya menyampaikan harapan masyarakat NTB agar pembangunan infrastruktur, termasuk Bendungan Meninting, dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Iqbal.
Selain meresmikan bendungan, Presiden dijadwalkan didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Bendungan Meninting mulai dibangun pada 2019 dengan kapasitas tampung sekitar 13,14 juta meter kubik. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian, penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan di Pulau Lombok.










