TVRINews, Lombok Tengah
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) ditunjuk sebagai koordinator penyaluran bantuan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bagi masyarakat terdampak kebakaran Kampung Adat Sasak Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dari berbagai BUMN dan mitra dapat disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8) malam berdampak terhadap 75 unit rumah. Kebakaran juga merusak sejumlah fasilitas masyarakat dan penunjang pariwisata, seperti satu masjid, Bale Beleq, 69 artshop, gerbang Kampung Adat Sade, toilet umum wisatawan, serta sejumlah berugak.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan unsur terkait sejak malam kejadian untuk mendukung penanganan kebakaran.
Saat ini, kata dia, fokus ITDC adalah mengoordinasikan bantuan dari 32 BUMN yang beroperasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) serta berbagai pihak lainnya agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
“Sejak malam kejadian kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan unsur terkait untuk mendukung penanganan kebakaran hingga pemenuhan kebutuhan warga terdampak. Saat ini fokus kami membantu mengoordinasikan dukungan dari 32 BUMN yang beroperasi di NTB maupun berbagai pihak agar bantuan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Troy Warokka, Selasa, 25 Agustus 2026.
Pada malam kejadian, ITDC mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit mobil tangki untuk membantu proses pemadaman.
Sehari setelah kebakaran, ITDC menyalurkan 700 paket makanan siap konsumsi, air mineral, alas tidur, dan kebutuhan bayi kepada warga terdampak.
Memasuki tahap penanganan berikutnya, bantuan kembali disalurkan berupa 45 kasur lipat berbagai ukuran, 50 selimut, 240 paket kebutuhan sanitasi perempuan, serta 240 popok bayi.
Selain ITDC, sejumlah BUMN turut menyalurkan bantuan. PT PLN (Persero) memberikan 150 paket sembako beserta kebutuhan dasar lainnya.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyalurkan kasur lipat, selimut, karpet tidur, bahan pangan, air mineral, dan perlengkapan ibadah. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan bantuan berupa bahan pangan, air mineral, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, dan kebutuhan pokok lainnya.
Dukungan juga datang dari ekosistem The Mandalika. Komunitas Bazaar Mandalika telah menyerahkan bantuan tahap pertama berupa uang tunai, bahan pangan, pakaian, kebutuhan bayi, dan perlengkapan kebersihan.
Investor The Mandalika, Sapo Development, juga menyatakan komitmen memberikan bantuan senilai Rp2 miliar untuk mendukung pemulihan Kampung Adat Sasak Sade.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersama Pemerintah Provinsi NTB telah mendirikan posko tanggap darurat di Koperasi Desa Merah Putih Desa Rembitan. Kepala BPBD Lombok Tengah ditunjuk sebagai kepala posko.
Dapur umum juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan logistik masyarakat terdampak.
ITDC menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, BUMN, dan berbagai pihak terkait untuk memastikan bantuan yang dihimpun dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan berlangsung.










