TVRINews, Lombok Tengah
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin, 17 Agustus 2026, menjadi momentum untuk menegaskan bahwa Sirkuit Mandalika terbuka bagi masyarakat.
Upacara bendera digelar di garis start Pertamina Mandalika International Circuit mulai pukul 07.30 WITA. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari siswa sekolah dasar, masyarakat di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang mengenakan pakaian adat Lombok, TNI-Polri, marshal, komunitas olahraga, hingga pelaku UMKM.
Sebelum upacara dimulai, seluruh peserta mengheningkan cipta sebagai bentuk belasungkawa dan solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan peringatan HUT ke-81 RI di Sirkuit Mandalika mengusung semangat kolaborasi, rasa syukur atas kemerdekaan, kepedulian terhadap korban bencana, sekaligus kesiapan menyambut MotoGP Mandalika 2026.
Menurut Ahmad Fajar, pelaksanaan upacara di kawasan sirkuit menjadi pesan bahwa Pertamina Mandalika International Circuit bukan kawasan eksklusif, tetapi terbuka bagi seluruh masyarakat.
“Melalui peringatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Sirkuit Mandalika adalah milik masyarakat. Kawasan ini terbuka untuk semua dan menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen dalam membangun sport tourism di Indonesia,”ujar Fajar.
Ia menambahkan, Mandalika tidak hanya dipersiapkan sebagai lokasi penyelenggaraan ajang balap dunia. Kawasan tersebut juga diharapkan menjadi tempat lahirnya talenta balap Indonesia atau “Indonesian Heroes”, melalui prestasi pembalap muda seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama yang saat ini berlaga di kejuaraan dunia.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026. Penyelenggara memproyeksikan ajang tersebut melibatkan sedikitnya 3.000 tenaga kerja dan relawan.
Selain itu, enam marshal asal Mandalika telah mengantongi sertifikasi internasional dan berkesempatan bertugas dalam berbagai ajang balap di luar negeri.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Sirkuit Mandalika juga diisi dengan pertunjukan seni budaya, marching band, bazar kuliner yang melibatkan 10 UMKM binaan ITDC, serta pawai sejauh 4,3 kilometer yang diikuti sekitar 700 peserta bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Setelah mengikuti karnaval dan parade mengelilingi sirkuit, peserta disuguhi berbagai atraksi budaya khas Nusa Tenggara Barat, seperti pencak silat, peresean, dan pertunjukan seni lainnya.
Kegiatan juga dirangkai dengan penanaman pohon sebagai bagian dari program Environmental, Social, and Governance (ESG), ziarah dan tabur bunga di taman makam pahlawan, serta pemberian santunan kepada veteran dan anak yatim.
Salah seorang perwakilan UMKM, Dani, mengaku bangga dapat mengikuti peringatan HUT Kemerdekaan RI di Sirkuit Mandalika.
“Ini menjadi pengalaman yang membanggakan bagi kami. Memperingati HUT Kemerdekaan RI di Sirkuit Mandalika menjadi momen untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan nasionalisme masyarakat daerah,”ungkap Dani.
ITDC menargetkan dampak ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 meningkat dari sekitar Rp4,96 triliun menjadi lebih dari Rp5 triliun. Jumlah penonton juga ditargetkan meningkat dari sekitar 140 ribu menjadi 145 ribu orang.
Melalui penyelenggaraan MotoGP dan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, ITDC berharap kawasan Mandalika terus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, mendorong pemberdayaan UMKM, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Nusa Tenggara Barat sebagai destinasi sport tourism bertaraf internasional.










